√ 10 Teori Belajar & Pembelajaran Menurut Para Ahli (LENGKAP)

Hallo sahabat elnuha semua kali ini elnuha akan membahas secara mendetail tentang teori belajar.

Teori belajar adalah upaya yang disusun  untuk bertujuan supaya dapat memberikan gambaran akan bagaimana manusia itu mempelajari sesuatu sehingga bisa mendapatkan pemahaman mengenai proses pembelajaran yang kompleks dan inheren.

Perbuatan dalam proses belajar akan menimbulkan perubahan pada beberapa aspek kehidupan seseorang, maka oleh karna itu para ahli telah berusaha memberikan rumusan mengenai pengertian belajar ini, yang sampai kepada kesimpulan umum bahwa belajar adalah sebuah proses perubahan dalam tingkah laku seseorang yang dapat mengarah kepada baik buruk nya perbuatan.

Belajar adalah suatu perubahan yang terjadi melalui proses latihan dan pengalaman seseorang sehingga bisa mendapatkan kecakapan atau keterampilan baru yang bisa digunakan dalam waktu yang relatif lama bahkan bisa sampai orang tersebut meninggal dunia.

Perubahan dalam tingkah laku ini karena belajar meliputi berbagai aspek dari kepribadian, fisik ataupun psikis.

Macam – Macam Teori Belajar Dalam Psikologi

1. Teori belajar behavioristik

teori belajar dan pembelajaran

pixabay.com

Behavioristik adalah sebuah teori yang berorientasikan pada hasil yang dapat diukur dan diamati oleh seseorang. Semuanya bertujuan agar perilaku yang diinginkan dapat menjadi kebiasaan yang lebih bagus, diperlukan juga penggunaan seperti proses pengulangan dan pelatihan.

Penerapan teori behavioristik ini dapat mengharapkan hasil berupa terbentuknya perilaku yang diinginkan oleh orang tersebut. Penguatan positif akan membantu dalam diberikan pada perilaku yang diinginkan dan sebaliknya perilaku yang tidak atau kurang sesuai dengan dia maka akan mendapatkan penilaian atau penghargaan negatif.

Teori ini dicetuskan oleh Gage dan Berliner mengenai perubahan tingkah laku seseorang sebagai hasil dari pengalaman yang telah menggunakan model stimulus – respon.

Orang yang belajar dengan diposisikan sebagai individu yang pasif dan menggunakan metode pelatihan yang bertujuan untuk memicu respon atau perilaku tertentu.

Evaluasi dan penilaian pada teori behavioristik ini akan didasarkan pada perilaku yang tampak pada oraang tersebut. Guru tidak akan banyak memberikan ceramah atau arahan terlalu banyak, namun akan memberikan instruksi singkat yang diikuti dengan pemberian contoh melalui simulasi atau dari guru itu sendiri.

2. Teori Belajar Kognitif

teori belajar dan pembelajaran

pixabay.com

Menurut para ahli , proses belajar akan berjalan dengan baik apabila materi dalam pelajaran yang diberikan oleh guru secara berkesinambungan dan beradaptasi dengan tepat dengan struktur kognitif yang telah dimiliki siswa sebelumnya.

Dalam teori ini, ilmu pengetahuan tersebut akan dibangun di dalam diri seseorang melalui proses interaksi yang harus berhubungan dan berkesinambungan dengan lingkungan seseorang.

Proses ini tidak berjalan secara sepotong – sepotong namun bersambung dan menyeluruh ke semuanya.

Guru bukanlah sumber dari proses pembelajaran utama dan bukan kepatuhan siswa yang akan dituntut di dalam teori ini , melainkan refleksi yang dapat mengenai apa yang dilakukan oleh siswa dan mengenai yang diperintahkan dan dilakukan oleh guru tersebut.

Evaluasi dalam teori belajar ini bukanlah bertumpu terhadap hasil melainkan pada seberapa sukses siswa tersebut dalam mengorganisasi pengalaman belajar yang didapatnya saat proses belajar.

Peneliti yang mengembangkan sebuah ilmu bermacam – macam teori dalam belajar dan juga di dalam psikologi berupa teori belajar kognitif yaitu Ausubel, Bruner dan Gagne.

Masing – masing peneliti harus menekankan pada aspek yang berbeda-beda.

Ausubel telah menekankan aspek pengelolaan atau organizer yang mampu mempengaruhi proses utama terhadap belajar. Bruner sendiri memfokuskan pada pengelompokan atau penyediaan bentuk konsep sebagai suatu jawaban apabila peserta didik dapat memperoleh informasi dari lingkungan.

Baca Juga : Teori Masuknya Islam ke Indonesia

3. Teori belajar humanistik

teori belajar dan pembelajaran

pixabay.com

Tujuan dari proses belajar ini adalah untuk memanusiakan manusia itu sendiri dalam mempelajarinya.

Proses belajar akan dianggap berhasil apababila pelajar tersebut telah dapat memahami semua lingkungannya serta dirinya sendiri, berusaha untuk mencapai aktualisasi dirinya dengan sebaik – baiknya.

Teori ini akan mengambil banyak sekali dalam sudut pandang dari pelaku belajar dan bukan dari pengamat.

Guru dapat berperan sebagai fasilitator untuk memberikan motivasi, arahan dan kesadaran mengenai makna kehidupan pada siswa-siswi. Pelaku utama dalam teori ini adalah siswa yang dapat memaknai sebuah proses pengalaman belajarnya dengan sendirinya.

Karena itu, faktor emosional dan pengalaman emosional siswa itu sangatlah penting dalam proses pembelajaran sebab tanpa adanya motivasi dan keinginan yang kuat dari pihak siswa maka asimilasi dalam pengetahuan baru ke dalam kognitif yang dimiliki siswa tidak pernah akan terjadi.

Teori ini telah menyatakan bahwa teori dalam proses belajar apapun dapat dimanfaatkan asalkan tujuannya untuk memanusiakan manusia agar bisa mencapai aktualisasi diri mereeka masing-masing, pemahaman diri, serta realisasi diri pelajar secara optimal.

Teori ini sudah merangkum dan memanfaatkan kelebihan dan kekurangan berbagai teori dalam proses belajar untuk mencapai tujuan yang diinginkan.

4. Teori Belajar Konstruktivistik

teori belajar dan pembelajaran

pixabay.com

Satu lagi teori dalam belajar menurut psikologi adalah teori belajar konstruktivistik yang dapat menyatakan bahwa permasalahan yang dimunculkan dari pancingan secara internal, dan muncul karena terbangun berdasarkan pengetahuan yang direkonstruksi sendiri oleh para siswa sedikit demi sedikit, dan hasilnya dapat diperluas melalui konteks yang terbatas dan tidak datang secara tiba – tiba untuk melakukannya.

Dalam teori ini sangat dipercaya bahwa siswa mampu untuk mencari sendiri masalahnya masing-masing, menyusun pengetahuannya dengan cara melalui kemampuannya dalam berpikir dan tantangan yang dihadapi oleh para siswa tersebut dan dapat menyelesaikan, bisa membuat konsep lebih baik mengenai keseluruhan pengalaman yang berupa kenyataan ataupun teori dalam satu bangunan yang utuh.

Teori ini dapat diartikan sebagai upaya yang bertujuan untuk membangun susunan hidup yang berbudaya modern.

Pengetahuan tidak bisa dianggap sebagai seperangkat fakta saja, konsep ataupun kaidah yang sudah siap untuk diambil dan diingat begitu saja namun harus direkonstruksi oleh manusia dan diberi juga makna yang didapat melalui pengalaman yang nyata siswa tersebut.

Siswa akan lebih paham dengan teori yanag dipelajari ini karena mereka akan terlibat langsung dalam membina pengetahuan baru dan akan mampu mengaplikasikannya di dalam semua situasi dan kondisi.

Jika siswa dapat terlibat dalam konsep belajar secara langsung maka mereka akan mampu untuk lebih mengingat informasi dan konsep lebih lama dan lebih mudah untuk memahami materi yang diberikan oleh guru.

Baca Juga : Teori Komunikasi

5. Teori Belajar Gestalt

teori belajar dan pembelajaran

pixabay.com

Kata Gestalt sendiri adalah sebuah kata yang berasal dari bahasa Jerman yang artinya ‘’bentuk atau konfigurasi’’.

Gestalt adalah merupakan sebuah teori dalam proses belajar menurut para ahli, teori gestalt ini telah menyatakan bahwa seseorang yang dapat memperoleh pengetahuan melalui sensasi atau informasi yang dengan hanya melihat dari strukturnya secara menyeluruh lalu untuk menyusunnya lagi dalam bentuk struktur yang lebih baik dan sederhana sehingga struktur tersebut akan lebih mudah dipahami oleh para pembelajar.

Kemudian, pokok dari pandangan teori Gestalt ini adalah bahwa obyek atau suatu peristiwa yang dipandang sebagai keseluruhan yang terorganisasi.

6. Teori Belajar Kecerdasan Ganda

teori belajar dan pembelajaran

pixabay.com

Kecerdasan merupakan sebuah kemampuan untuk memecahkan suatu masalah atau dapat menghasilkan sesuatu hal yang dibutuhkan dalam suatu latar budaya tertentu.

Orang dikatakan cerdas apabila ia telah mampu untuk memecahkan masalah yang dihadapi dalam hidupnya dan dapat menghasilkan sesuatu yang berguna dalam hidupnya dan juga orang lain.

Hasil penelitian yang terungkap dari Howard Gardner mengenai kecerdasan ganda yang menunjukkan bahwa tidak ada kegiatan manusia satupun yang hanya menggunakan satu macam kecerdasan saja melainkan menggunakan seluru kecerdasan yang dia miliki manusia yang bekerja sama sebagai kesatuan yang utuh dan terpadu di dalamnya, yang komposisinya dapat berbeda pada masing – masing orang.

Kecerdasan lainnya akan dapat dikontrol oleh kecerdasan yang paling menonjol dalam memecahkan suatu masalah.

7. Teori Belajar Sosial

teori belajar dan pembelajaran

pixabay.com

Pokok dari sebuah teori belajar sosial adalah bahwa manusia bida belajar melalui pengamatan yang dilihatnya terhadap perilaku orang lain dan apa yang dikatakannya.

Pakar yang telah banyak melakukan riset tentang teori belajar sosial adalah Albert Bandura dan Bernard Weiner.

Teori ini merupakan sebuah perluasan dari teori konstruktivisme yang dapat memperluas fokusnya dari pembelajaran individual kepada pembelajaran kolaboratif dan sosial.

Anak – anak maupun orang dewasa akan belajar banyak dari melakukan pengamatan dan imitasi teori ini. Bahkan, tipe belajar ini dapat memainkan peranan yang penting dalam cara membentuk sebuah karakter anak di usia dini dan juga dalam tahap perkembangan anak.

Baca Juga : Teori Motivasi

8. Teori Belajar Van Hiele

teori belajar dan pembelajaran

pixabay.com

Van Hiele adalah seorang guru yang berasal dari  berkebangsaan Belanda yang meneliti aspek pembelajaran dalam pelajaran geometri, dan menemukan bahwa ada tahap – tahap dalam perkembangan mental anak dalam mempelajari sebuah geometri.

Kesimpulan dari beberapa penelitian yang dilakukannya bisa melahirkan beberapa kesimpulan yang berkaitan denga tahap – tahap perkembangan kognitif anak dalam memahami pelajaran geometri. Lima tahap dalam pengenalan geometri menurut Van Hiele yaitu pengenalan, analisis, pengurutan, deduksi dan akurasi.

9. Teori Belajar Revolusi Sosiokultural

teori belajar dan pembelajaran

pixabay.com

Arah dari semua pembahasan teori belajar ini adalah kepada dua teori belajar menurut para ahli yaitu teori Piagetin dan juga teori Vygotsky.

Menurut Piaget sendiri, perkembangan kognitif adalah suatu proses yang didasari atas mekanisme biologis dalam sebuah perkembangan syaraf manusia dan juga demikian dalam proses kegiatan belajar akan terjadi seiring dengan pola tahap perkembangan tertentu sesuai dengan usia orang tersebut.

Sedangkan menurut Vygotsky menyatakan bahwa untuk mengerti pikiran seseorang maka diperlukan sebuah pengetahuan yang bisa mengenai latar sosial budaya dan sejarah kehidupannya.

Berarti untuk memahami pemikiran seseorang maka bukan dengan cara meneliti apa yang ada pada otak atau jiwa orang tersebut melainkan pada asal usul dari tindakan yang ia lakukan secara sadar berdasarkan sejarah dan latar belakang kehidupan orang tersebut.

10. Teori Belajar Sibernetik

teori belajar dan pembelajaran

pixabay.com

Teori ini merupakan sebuah teori belajar yang sangat relatif baru jika dibandingkan dengan teori – teori yang lainnya. Belajar adalah sebuah cara dalam pengolahan informasi, begitulah yang dinyatakan oleh teori ini. Yang lebih penting dari proses belajar adalah dari sistem informasi yang diproses dan dipelajari oleh siswa tersebut.

Pendapat lain juga mengatakan bahwa dari teori ini tidak ada satupun proses pembelajaran yang cocok yang dapat digunakan dalam segala situasi dan semua siswa, sebab bagaimana cara belajar yang sangat ditentukan oleh sistem informasi.

Belajar adalah sebuah proses yang berlangsung dan tidak hanya di dalam kelas saja melainkan juga di kehidupan nyata juga akan berlangsung seumur hidup manusia.

Manfaat psikologi dalam pendidikan bagi guru atau pengajar itu sangatlah besar.

Pentingnya mengetahui dasar – dasar dalam ilmu psikologi untuk pendidikan bagi guru dan juga pembelajaran akan berperan sangat besar dalam menyampaikan materi pembelajaran dan informasi yang harus diterima oleh siswa serta untuk mempermudah dalam mencapai tujuan pembelajaran tersebut.

Sekian yang dapat elnuha sampaikan mengenai materi belajar dan pembelajaran, semoga bisa bermanfaat buat sobal elnuha semua.

Terima kasih.

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply