Inilah √ Perjanjian Versailles Beserta Dampak, Latar Belakang, Isi

Hallo sobat elnuha kali ini admin akan sedikit berbagi informasi tentang apa itu perjanjian versailles?

Perjanjian Versailles adalah sebuah perjanjian yang menandakan bahwa sudah berakhirnya Perang Dunia I yang dilakukan oleh sekutu dengan Jerman. Melalui konferensi paris jerman telah menandatangani genjatan senjata pada bulan November 1918 di Compiegne Forest.

Negara sekutu ini melakukan negosiasi yang bertepatan pada tanggal 7 Mei 1919, disaat peringatan RMS Lusitania, aturan yang diterapkan yaitu Jerman sudah menyerahkan sebagian wilayah ke beberapa negara tetangga dan juga sudah melepaskan wilayah koloni serta dibatasinya tentara militer dari Jerman.

Dalam hal ini maka dari perjanjian Versailles tidak sebagian menyebutnya Mahkamah Agung Sekutu, karena pada perjanjian yang sudah dilakukan tersebut semua isi perjanjian ini sudah ditetapkan oleh pihak negara-negara Sekutu, pada tanggal 28 Juni 1919 perwakilan Jerman diundang ke Versailles untuk menandatangani perjanjian tersebut.

Maka dari itu dalam perjanjian tersebut maka pihak Jerman harus betanggung jawab sepenuh mungkin atas penyebab peperangan yang terjadi melalui pasal 231-247.

Latar Belakang Perjanjian Versailles

perjanjian versailles

theinsidemag.com

Pada tanggal 11 November 1918, perwakilan dari Jerman telah menandatangani gencatan senjata, dan dalam Perjanjian Versailles yang dilaksanakan pada tahun 1919 para negara pemenang perang tersebut yaitu Amerika Serikat, Inggris Raya, Prancis, dan negara-negara sekutu lainnya maka dapat memberikan ketentuan hukuman kepada jerman dalam kewilayahan, kemiliteran, dan juga segi ekonomi.

Sebagian barat, maka Jerman harus memberikan daerah Alsace-Lorraine kepada Prancis serta Belgia dari hasil perjanjian tersebut mendapatkan Eupen dan Malmedy.

Dalam perjanjian tersebut pihak Jerman telah kehilangan wilayah koloninya.

Namun, sebenarnya perjanjian Versailles ini terjadi karena adanya perang dunia pertama yang tercetus karena pada perang dunia pertama yang dilakukan oleh Pangeran Franz Ferdinand dari Austro-Hongaria beserta istri mengalami pembunuhan di Sarajevo Bosnia yang dilakukan oleh nasionalis Yugoslavia dengan teroris Serbia Gavrilo Princip, pada tanggal 28 Juni 1914.

Pada saat itu Bosnia adalah salah satu kawasan Austria yang telah dituntut oleh Serbia.

Terjadinya ultimatum Habsburg terhadap Kerajaan Serbia, sehingga dalam hitungan minggu saja peperangan pun tak terelakan. Sehingga konflik tersebut masih menyebar ke seluruh dunia, dengan melalui bantuan Jerman dan pihak Austria-Hungaria untuk memutuskan perang Serbia.

Pada tanggal 28 Juli 1914 pihak Austria-Hungaria mulai menyerang Serbia, pihak serbia pun dibantu oleh Rusia ketika diserang oleh para tentara Jerman.

Jerman, Austria-Hungaria, dan beberapa sekutunya merupakan Blok Sentral sedangakan negara-negara yang lainnya menentang mereka yaitu Blok Sekutu.

Peperangan masih terus berlanjut dan negara-negara lain pun juga ikut campur tangan. Seperti Italia juga ikut bergabung dengan sekutu karena dan disusul pada tahun 1917, Amerika Serikat juga mengikuti perang dan memihak sekutu.

Baca Juga : Konferensi Meja Bundar

Bangkitnya NAZI dan Adolf Hitler lewat partai NSDAP

perjanjian versailles

kemlu.go.id

Di bawah lilitan krisisnya ekonomi, pengangguran yang semakin luas dan beratnya beban reparasi perang, koalisi pemerintahan sipil menjadi bubar. Akhirnya pada tanggal 5 Desember 1930 dilangsungkannya pemilu yang baru.

Pada pemilu itulah secara mengejutkan partai dari Adolf Hitler, NSDAP, muncul sebagai kekuatan kedua terbesar di parlemen dengan bisa merebut 18,3 persen suara, di belakang Sosialdemokrat SPD yang juga merebut 24,5 persen suara.

Kekalutan politik di Negara Jerman selanjutnya ditandai dengan kegagalan kubu-kubu politik yang membentuk pemerintahan koalisi yang stabil. Situasi itulah yang akhirnya bisa menuntun untuk bangkitnya kekuasaan fasis.

Bulan Januari 1933, Presiden Jerman yang bernama Paul von Hindenburg akhirnya menyerahkan mandat pembentukan pemerintahan kepada Adolf Hitler dan partainya yang bernama NSDAP, yang kemudian bisa membentuk pemerintahan koalisi dengan partai-partai nasionalis dan anti-Yahudi.

Parlemen yang dikuasai oleh kubu nasionalis ini adalah anti-Yahudi kemudian mengeluarkan UU Darurat untuk memperkuat kekuasaan Hitler tersebut. UU Darurat yang dinamakan dengan nama Ermächtigungsgesetz itulah yang paling praktis meletakkan seluruh kewenangan eksekutif dan legislatif ke tangan Adolf Hitler.

Lalu apa pelajaran yang bisa dipetik dari Perjanjian Versailles dalam 100 tahun lalu itu? Presiden Prancis yang bernama Emmanuel Macron memperingatkan bangkitnya lagi “monster-monster tua” dari era Perang Dunia yang I sampai pecahnya Perang Dunia yang ke II.

Yang dimaksud disini adalah kebangkitan nasionalisme, populisme dan gaya otoriter baru yang berada di Eropa belakangan ini. (hp/ea)

Waktu Pelaksanaan Perjanjian Versailles

perjanjian versailles

elnuha.net

Perjanjian Versailles ini dilakukan dalam waktu yang cukup lama. Awalnya, pihak sekutu dan juga Jerman menandatangani kesepakatan gencatan senjata yang dilakukan pada November 1918.

Setelah itu, pihak sekutu lalu melakukan negosiasi dan membuat butir-butir perjanjian yang dilakukan pada tanggal 7 Mei 1919. Hingga pada akhirnya, Perjanjian Versailles ini ditandatangani kedua belah pihak pada tangal 28 Juni 1919.

Dalam perjanjian tersebut, dijelaskan juga bahwa Jerman telah menjadi pihak yang harus bertanggung jawab. Negara itu harus memikul segala macam ganti rugi yang ada dan disebabkan oleh adanya Perang Dunia yang ke I, sesuai dengan pasal 231-247.

Baca Juga : Perjanjian New York

Tokoh-Tokoh Perjanjian Versailles

perjanjian versailles

elnuha.net

Ada beberapa tokoh sentral yang juga ikut untuk merumuskan Perjanjian Versailles ini. Beberapa tokoh tersebut seringkali disebut dengan nama Big Four karena tugasnya yang begitu besar yang terdiri dari empat orang.

Empat orang inilah yang ikut merumuskan secara detail isi dari perjanjian versailles yang pada akhirnya dianggap sangat merugikan bagi pihak Jerman.

Adapun tokoh yang ikut serta dalam merumuskan perjanjian ini yaitu, sebagai berikut:

  1. Perdana Menteri yang bernama David Lloyd George dari Inggris Raya
  2. Perdana Menteri yang bernama Geroges Clemenceau yang berasal dari Perancis
  3. Vittorio Orlando yang berasal dari Italia dan Presiden Woodrow Wilson dari Amerika.

Dalam perjanjian versailles ini, tidak ada satu tokoh pun  yang berasal dari Jerman yang diundang dan diajak untuk ikut berdiskusi.

Isi Dari Perjanjian Versailles

perjanjian versailles

9fpgsajadeh.wordpress.com

Dengan pecahnya perang dunia yang pertama ini maka dapat melatar belakangi perjanjian Versailles, dibawah ini adalah isi perjanjian Versailles yaitu:

  1. Jerman harus memberikan daerah Elzas Lotaringen kepada pihak Perancis, daerah Eupen, Malmedy, dan Meresnet kepada Belgia, daerah Prusia Barat dan Posen kepada Polandia serta harus penyerahan kota Danzig dengan wilayahnya muara sungai Wisla pada Laut Baltik menjadikan Freie Stadt Danzig sebagai kota yang merdeka yang dilindungi dibawah Liga Bangsa-Bangsa.
  2. Penyerahaan Jerman daerah Saar kepada LBB dalam kurun waktu hingga 15 tahun dan selanjutnya akan diadakan plebisiapakah rakyat yang akan memilih bergabung dengan Jerman atau Perancis.
  3. Penyerahan pihak jerman dengan daerah jajahannya ke sekutu yaitu Inggris, Perancis, dan Jepang.
  4. Jerman harus memberikan semua ganti rugi perang kepada negara-negara sekutu dengan ganti rugi yang besar yang harus dibayar kisaran 132 milyar mark emas.
  5. Jerman harus memberikan kapal dagangnya kepada sekutu Inggris secepatnya.
  6. Angkatan perang dari Jerman diperkecil dan juga tidak dapat mengadakan wajib militer.
  7. Daerah Rhein diduduki oleh sekutu.

Dibawah ini adalah dampak dari Perang dunia yang pertama, yang berakhir dengan perjanjian Versailles

Terjadinya Perang Dunia ke 1 ini menyebabkan kawasan Eropa menjadi hancur, terutama negara-negara yang terlibat perang didalamnya, dibawah ini daftar korban yang tewas dalam masa perang dunia pertama itu, diantaranya:

  1. Pihak Britania dengan jumlah tentara yang tewas 750.000 dan 1.500.000 terluka.
  2. Pihak Perancis dengan jumlah tentara yang tewas mencapai 1.400.000 serta 2.500.000 yang terluka.
  3. Pihak Belgia dengan tentara yang tewas mencapai 50.000 orang.
  4. Pihak Italia dengan tentaranya yang tewas hingga 600.000 orang.
  5. Pihak Rusia dengan tentara yang tewas hingga mencapai 1.700.000 orang.
  6. Pihak Amerika dengan terntara yang tewas mencapai 116.000 orang.

Untuk pihak blok central sendiri, mengalami banyak korban yang tewas juga, diantaranya:

  1. Pihak Jerman dengan tentara nya yang tewas mencapai 2.000.000 orang.
  2. Pihak Austria-Hungaria dengan tentara yang tewas mencapai 1.200.000 orang.
  3. Turki dengan tentara yang tewas mencapai 325.000 orang.
  4. Bulgaria dengan tentara yang tewas hingga mencapai 100.000 orang.

Total dari semua korban perang tersebut adalah 8.500.000 dengan yang terluka mencapai 21.000.000.

Baca Juga : Perjanjian Tuntang

Dampak Perjanjian Versailles

perjanjian versailles

gardanasional.id

Perjanjian Versailles sendiri diharapkan dapat menjadi titik temu dari blok yang berseteru yang bertujuan untuk menghentikan peperangan. Dampak yang terjadi dari perjanjian ini memang lebih dirasakan oleh pihak Jerman.

Setelah perjanjian ini telah berakhir, maka pihak Jerman kehilangan banyak sekali wilayah kekuasaannya. Tidak hanya itu, Jerman juga tidak lagi bisa tampil sebagai imperialis terkuat di dunia karena daerah jajahan yang mereka miliki satu per satu sudah mulai terlepas sendirinya.

Bahkan, armada militer yang dimiliki oleh Jerman sudah mulai dikerdilkan dengan pembatasan-pembatasan yang mereka terima.

Dampak yang lain dari perjanjian tersebut bagi Jerman adalah hancurnya ekonomi negara.

Jerman juga menjadi pihak yang harus mengeluarkan dana paling besar karena dalam perjanjian versailles ini jerman menjadi pihak yang bertanggung jawab dan menyerahkan ganti rugi kerusakan yang diakibatkan oleh perang.

Selain itu, dampak yang lain dari terjadinya perjanjian ini adalah munculnya blok-blok kekuasaan dari negara lain.

Blok-blok kekuasaan tersebut yang diatur oleh pihak sekutu dan Jerman ini masih membentuk kelompok baru yang terus berseteru.

Dengan adanya blok tersebut, maka perbedaan lawan dan kawan menjadi lebih jelas.

Pelanggaran Perjanjian Versailles

perjanjian versailles

kalimat.id

Perjanjian yang diharapkan untuk bisa menjadi solusi pertikaian dunia ini ternyata tidak begitu mulus dan bisa diterima begitu saja.

Jerman yang merasa menjadi pihak yang dirugikan di hal ini, mreka tidak terima dengan isi perjanjian yang bentuk ini. Maka mereka menentang perjanjian tersebut karena merasa tidak pernah dilibatkan dalam pembahasan di dalam perjanjian tersebut.

Selain itu, Jerman juga banyak kehilangankekuasaan dan daerah serta uang untuk ganti rugi akibat peperangan yang sangat besar dan sudah menghancurkan segalanya.

Hitler yang menjadi penguasa di Jerman pada waktu itu juga tidak terima begitu saja dan ia pun masih berusaha tetap memobilisasi massa untuk melakukan perlawanan terhadap sekutu.

Perlawanan Jerman terus bergelora hingga akhirnya bisa mencetus Perang terbesar Dunia ke II.

Semoga informasi yang elnuha bahas bisa bermanfaat buat sahabat elnuha semua.

Terima kasih.

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply