(SEJARAH LENGKAP) √ Perjanjian Internasional, Isi, Fungsi

Hallo sahabat elnuha, gimana kabar kalian semua? kali ini kami akan membahas apa itu Perjanjian Internasional (international agreement).

Apa itu pengertian perjanjian internasional?

Pengertian perjanjian internasional adalah sebuah perjanjian yang dibuat dengan berdasarkan hukum internasional oleh sebagian negara atau organisasi internasional yang bertujuan untuk mengatur hak dan kewajiban masing-masing negara.

Dalam sebuah perjanjian yang menghubungan organisasi se-internasional dari beberapa negara anggotanya seringkali mengadakan international agreement. Perjanjian multilateral yang dimaksud adalah sebuah bentuk kesepakatan yang mendapatkan perlindungan secara internasional.

Perjanjian ini juga melibatkan persetujuan antar negara sehingga terbentuk hak dan kewajiban dari masing-masing negara tersebut yang tercantum dalam surat perjanjian multilateral ini. Tujuannya yaitu untuk menciptakan akibat-akibat hukum. Perjanjian seperti ini juga sangat penting untuk membangun relasi antar berbagai negara.

Tentu saja dalam perjanjian internasional (international agreement) setiap negara yang sudah bergabung memiliki tujuan yang sama, yakni untuk mendapatkan keuntungan masing-masing negara tersebut. Perjanjian ini tidak serta merta dapat terjadi begitu saja karena harus membutuhkan beberapa tahapan yang harus dilalui dalam membuatnya.

Perjanjian Internasional Menurut Para Ahli

perjanjian internasional

maolioka.com

Beberapa ahli di bidang yang masih mempunyai hubungan internasional pernah menjelaskan mengenai international agreement, diantaranya sebagai berikut:

1. G. Schwarzenberger

Menurut ucapan G. Schwarzenberger (1967), pengertian international agreement adalah sebuah persetujuan antara subjek-subjek hukum internasional yang bisa menimbulkan kewajiban-kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional, atau bisa dapat berbentuk bilateral ataupun multilateral.

2. Oppenheim

Menurut ucapan Oppenheim (1996), perjanjian internasional adalah suatu persetujuan yang dilakukan antarnegara, yang bisa menimbulkan hak dan kewajiban di antara para pihak negara tersebut.

3. Mochtar Kusumaatmadja

Menurut ungkapan dari Mochtar Kusumaatmadja (1982), pengertian perjanjian internasional adalah perjanjian yang diadakan diantara anggota masyarakat yang berbangsa-bangsa dan bertujuan untuk mengakibatkan hukum tertentu di bangsa tersebut.

Baca Juga : Perjanjian Linggarjati

Tahapan Perjanjian Internasional

perjanjian internasional

bppk.kemenkeu.go.id

Dalam pelaksanaan perjanjian multilateral ini ada terdapat beberapa tahapan yanag cukup penting yang harus dilalui oleh masing-masing negara yang bersangkutan, yaitu sebagai berikut:

1. Tahap Perundingan

perjanjian internasional

masyekh.wordpress.com

Dalam proses tahap perundingan, setiap negara yang ikut bersangkutan maka wajib untuk mengirimkan satu delegasi yang memiliki kuasa penuh atas negaranya sendiri. Sehingga delegasi tersebut dapat memiliki wewenang untuk menandatangani perjanjian atas nama negaranya sendiri.

Namun, bisa juga dengan menjadi pengecualian apabila dalam perjanjian internasional yang dibentuk tidak perlu untuk melibatkan kuasa penuh. Perundingan ini bertujuan untuk melakukan musyawarah dan diskusi dalam sebuah konferensi diplomatik dan mencakup perumusan yang terdapat di dalam perjanjian multilateral dalam bentuk naskah.

Keputusan dalam sebuah perjanjian multilateral ini hanya bisa dianggap sah apabila sudah disetujui minal 2/3 dari negara yang telah bergabung didalamnya dan naskah masih dapat bisa di sempurnakan kembali di kemudian hari untuk menghindari kesalahan tafsir. Perundingan ini memiliki beberapa proses, antara lain:

  • Penjajakan

Dalam proses ini maka dilakukan terhadap manfaat dari perjanjian bagi kepentingan nasional. Delegasi yang memiliki kuasa maka akan melakukan konsultasi langsung dengan DPR jika perjanjian tersebut berkaitan dengan kepentingan politis.

  • Perundingan

Perundingan ini untuk merancang perjanjian multilateral yang juga melibatkan salah stau delegasi negara terutama pada menteri atau bisa juga pejabat negara untuk materi isi untuk perjanjian ini sesuai lingkup masing-masing.

  • Perumusan Naskah

Seluruh negara yang sudah tergabung di dalam perjanjian multilateral tersebut maka mereka berhak secara aktif untuk ikut dalam perumusan naskah perjanjian.

  • Penerimaan

Penerimaan yang dimaksud disini adalah setiap anggota negara yang tergabung di dalam perjanjian ini maka berhak menimbang lalu memutuskan apakah naskah dari perjanjian tersebut sudah diterima atau tidak.

Baca Juga : Perjanjian Saragosa

2. Tahap Penandatanganan

perjanjian-internasional

elnuha.net

Naskah yang dibuat dari perjanjian internasional yang sudah disempurnakan dan sudah tidak ada permasalahan prinsip dalam naskah tersebut maka naskah ini akan ditandatangani oleh setiap wakil negara yang sudah bergabung dalam perjanjian.

Penandatanganan ini berarti setiap negara sudah menyetujui dan terikat terhadap perjanjian tersebut. Penandatanganan ini harus dilakukan oleh menteri atau presiden dari negara masing-masing, bisa juga delegasi yang secara sah sudah mendapatkan kuasa untuk mewakiliki negaranya.

3. Tahap Pengesahan

perjanjian internasional

bppk.kemenkeu.go.id

Naskah dari perjanjian yang sudah ditandatangani seluruh anggota negara yang telah bergabung, maka akan diserahkan kepada masing-masing negara untuk dibawa kembali ke negara mereka.

Proses pengesahan ini terdiri dari tiga macam ratifikasi, yaitu Ratifikasi Badan Eksekutif, Ratifikasi Badan Legislatif dan gabungan keduanya. Beberapa perjanjian juga dapat dilakukan dengan menggunakan UU maupun Kepres seperti masalah politik, pertahanan, keamanan dan perdamaian.

Fungsi Perjanjian Internasional

perjanjian internasional

pustakahpi.kemlu.go.id

Menurut perkataa dari M. Burhan Tsani, perjanjian multilateral ini akan memberikan dampak pada lingkungan kehidupan yang bermasyarakat di seluruh dunia. Fungsi diadakannya perjanjian internasional ini diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Sebuah negara akan mendapatkan pengakuan umum dari anggota berbagai masyarakat yang ber bangsa-bangsa
  • Perjanjian internasional ini akan menjadi sumber hukum internasional bagi negara tersebut
  • Sebagai sarana untuk mengembangkan kerjasama antar internasional dan membangun kedamaian antar bangsa dan negara
  • Mempermudah prosesnya transaksi dan komunikasi antar berbagai negara

Baca Juga : Perjanjian Renville

Pembatalan Perjanjian Internasional

perjanjian internasional

maolioka.com

Setelah mengetahui apa itu perjanjian multilateral yang sebenarnya dan bagaimana tahapannya, maka kita juga harus tahu bahwa perjanjian internasional ini bisa batal atas dasar hukum.

Perjanjian International agreement memang bersifat mengikat bagi anggota negaranya yang sudah tergabung di dalamnya. Namun, ada beberapa hal juga yang dapat menyebabkan batalnya perjanjian internasional ini meskipun sudah disepakati dari berbagai negara, diantaranya sebagai berikut:

  1. Salah satu negara yang juga tergabung dalam perjanjian tersebut yang melanggar ketentuan yang sudah jelas tercantum dalam naskah perjanjian itu. Maka negara lain yang merasa dirugikan dari pelanggaran tersebut maka berhak mengundurkan diri dari ikatan perjanjian.
  2. Unsur kesalahan dari isi perjanjian tersebut sehingga dalam pelaksanaannya kurang maksimal dan bisa merugikan pihak lainnya.
  3. Indikasi penipuan dari negara satu terhadap negara yang lain pada saat pembuatan perjanjian ini yang bersifat merugikan bisa dalam bentuk penyalahgunaan peraturan perjanjian maupun pencurangan yang bisa dilakukan dengan berbagai cara.
  4. Adanya ancaman atau paksaan dari salah satu negara yang bisa berupa ancaman kekuatan ataupun lainnya.
  5. Kenyataan bahwa ternyata perjanjian international agreement yang dibuat ini tidak sesuai dengan dasar hukum internasional, maka perjanjian tersebut bisa dibatalkan melalui kesepakatan bersama.

Suatu kesepakatan internasional yang memiliki periode, namun jika dalam rentang periode yang sudah ditetapkan ternyata tujuannya sudah tercapai maksimal maka kesepakatan tersebut bisa dibubarkan dengan kesepakatan bersama.

Perjanjian multilateral ini bukan hanya sekedar hitam diatas putih saja namun karena perjanjian ini melibatkan berbagai komponen dan materi kesepakatan yang berusaha untuk saling menguntungkansatu sama lain dan tanpa adanya dominansi dari salah satu anggota saja.

Sehingga proses perumusannya pun juga membutuhkan hasil yang benar-benar matang agar tidak menimbulkan ketidak optimalan dalam pembuatan perjanjian tersebut.

Ok, Mungkin itu saja yang bisa elnuha sampaikan mengenai apa itu perjanjian internasional, semoga bisa bermanfaat bagi sobat semua.

Jika dirasa artikel ini bermanfaat bisa sobat share ke sahabat lainnya, supaya dapat membantu menambah wawasan sahabat semua.

Terima kasih.

 

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply